Skip to main content

Posts

Ekonomi Umat dalam Sejarah Muktamar NU

Muktamar Nahdlatul Ulama Ke 35 di Pondok Pesantren Tambakberas Jombang, pasti akan mengingatkan kembali semangat Nahdlatut Tujjar dan Tashwirul Afkar-nya KH. Wahab Hasbullah. Beliau mengajarkan semangat kemandirian ekonomi, khususnya kemandirian jalur distribusi barang-barang kebutuhan ekonomi umat dan tata kelola ekonomi berbasis komunitas. Dua hal ini setidaknya dapat meningkatkan perputaran dan kemandirian ekonomi serta efektivitas jalur distribusi umat Nahdlatul Ulama.  Iya, Isu kemandirian ekonomi bukan tema baru bagi NU. Isu ekonomi justru mengakar jauh sebelum organisasi ini lahir. Sebelum 1926, KH Abdul Wahab Chasbullah telah merintis kelompok diskusi Tashwirul Afkar, gerakan kebangsaan Nahdlatul Wathan, dan gerakan ekonomi Nahdlatut Tujjar sebagai embrio yang menyiapkan lahirnya NU. Nahdlatut Tujjar "kebangkitan saudagar" menjadi bukti bahwa NU sejak awal memandang kekuatan ekonomi jamaah sebagai fondasi, bukan pelengkap, dari dakwah dan organisasi. Momen "Kemba...
Recent posts

Pengaruh Sosiologi Hukum Terhadap Ekonomi Dunia, Studi Analisis Pergeseran Ekonomi Dunia 1990-2000

Kemunculan Washington Consensus pada 1989 bersamaan waktunya dengan runtuhnya Tembok Berlin, yang secara simbolis menandai "penguburan" ekonomi terencana terpusat. Insiator Washington Consensus adalah John Williamson, seorang fellow di Institute for International Economics (IIE) di Washington DC, yang sebelumnya menjadi penasihat Bank Dunia dan IMF. Pada November 1989, Institute for International Economics menyelenggarakan konferensi untuk menginvestigasi reformasi ekonomi di Amerika Latin. Williamson menyusun daftar berisi area reformasi utama yang dianggap dibutuhkan sebagian besar lembaga dan agensi kebijakan berbasis Washington saat itu bagi negara-negara Amerika Latin yang sedang pulih dari krisis ekonomi dan finansial 1980-an. Williamson kemudian menamai daftar ini "Washington Consensus." Kebijakan-kebijakan ini juga mendapat dukungan dari para ahli di lembaga internasional berbasis Washington — khususnya IMF dan Bank Dunia, serta Departemen Keuangan AS — untu...

Sejarah, Urgensi, dan Dampak Sosiologi Hukum terhadap Hukum Ekonomi

Sosiologi hukum lahir pada fase akhir abad 19 dan awal awal abad 20. Ia lahir dari kegelisahan intelektual terhadap positivisme hukum murni (legal positivism) yang memandang hukum sebagai sistem norma tertutup, terlepas dari konteks sosial.  Kemudian berkembang, setidaknya terdapat tiga fase perkembangan. Pertama fase pondasi, fase Amerika dan Fase Institusionalisasi disiplin. Pada fase peletakan fondasi ini setidaknya ada 3 tokoh besar yang dapat dikatakan sebagai peletak dasar sosiologi hukum, Emile Durkheim, Max Weber dan Eugen Ehrlich. Émile Durkheim (The Division of Labour in Society, 1893) pertama kali menempatkan hukum sebagai indikator empiris solidaritas sosial. Ia berbendapat bahwa hukum bukan sekadar teks, tapi cermin struktur masyarakat. Teori ini lahir bermula adanya transisi dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern berbasis industri memicu kekhawatiran akan pudarnya ikatan sosial dan ancaman perpecahan ( anomie ). Durkheim ingin meneliti apa yang sebenarn...

Madzhab Kritis Nahdlatul Ulama

Dalam “Madzhab Kritis” Nahdlatul Ulama ala Amsar A. Abdulmanan mengungkapkan bahwa terdapat fase perubahan signifikan struktur sosial kemasyarakatan pada era orde baru sampai reformasi. Amsar memberikan penjelasan pernyataan perubahan struktur masyarakat terlalu linier. Ia menyarankan tiga faktor struktural (pendidikan, media, demokratisasi) bergerak searah menuju satu titik (otoritas argumentatif). Mari saya uji setiap elemennya secara terpisah, karena masing-masing sebenarnya memiliki efek yang jauh lebih ambigu dari yang diasumsikan.  Jika kita memakai perspektif Randall Collins dalam The Credential Society  bahwa ekspansi pendidikan tinggi tidak serta-merta menghasilkan masyarakat yang lebih berbasis argumen yang terjadi seringkali justru inflasi kredensial  yaitu, gelar menjadi modal simbolik baru yang menggantikan, bukan mengalahkan logika otoritas pribadi. Dalam konteks NU, ini terlihat jelas: gelar doktor dari universitas Barat atau Timur Tengah kerap dipakai ju...